KabarNTB, Sumbawa – Tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Ahad sore 18 maret 2018 kemarin, berakibat pada terjadinya Banjir bandang yang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa.
Dua kecamatan paling parah terdampak adalah Kecamatan Unter Iwes dan Labuan Badas. Ratusan rumah penduduk dii dua kecamatan tersebut terendam.
Data awal Kodim 1607 Sumbawa yang turun langsung melakukan pemantauan di lokasi, beberapa dusun dan desa yang di terjang banjir seperti, Desa Nijang dan Dusun Sering Ai Beta Desa Kerato Kecamatan Unter Iwis, serta Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas.

Dilokasi tersebut debit air yang datang sangat deras, sehingga sebagian masyarakat tidak bisa menyelamatkan harta benda yang tergenang lantaran menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi.
Tim evakuasi dari TNI, Polri, Tagana dan BPBD serta unsur lainnya yang tiba di lokasi, langsung membantu evakuasi. Di wilayah Desa Karang Dima, banjir sempat melumpuhkan akses jalan utama di depan Terminal Sumer Payung dan terjadi kemacetan akibat antrian kendaraan yang cukup panjang.
Sementara di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes, selain merendam sekitar 50 rumah, tanggul pengaman sungai sepanjang 12 meter jebol di hantam banjir sehingga air masuk dan menerjang pemukiman warga. Barang rongsokan dari dua gudang milik Imam, warga setempat hanyut.
Di Dusun Sering, banjir menerjang puluhan rumah yang berada di daerah Sering Ai Beta. Sementara di Desa Karang Dima, sekitar 100 rumah terendam. Selain pemukiman warga, banjir juga merendam fasilitas umum seperti SMP 4 Badas dan Kantor Desa dengan ketingian air diperkirakan 30 -50 Centimeter.
Air mulai surut sekitar pukul 20.00 wita. Masyarakat yang mengungsi juga sudah pulang dan membersihkan rumah masing-masing. Seementara jumlah kerugian akibat musibah tersebut masih didata. Petugas petugas dari berbagai organisasi kemanusiaan juga masih berada di lokasi.(JK)







