Komunitas MML Bangun TK dan TPQ Darurat di Pengungsian Korban Gempa di Loteng

KabarNTB, Lombok Tengah – Gempa beruntun yang mengguncang Pulau Lombok sejak 29 Juli lalu telah menyebabkan ratusan korban jiwa dan ratusan ribu jiwa mengungsi. Selain itu, puluhan ribu infrastruktur, termasuk bangunan sekolah rusak parah akibat gempa dan tidak bisa lagi difungsikan.

Kondisi ini membuat pendidikan ribuan anak korban gempa harus terhambat. Menyikapi hal itu, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Muda Mengajar Lombok (MML) merasa terpanggil untuk menyelenggarakan pendidikan bagi anak-anak korban gempa di tenda darurat di posko pengungsian di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Keceriaan anak-anak korban gempa di lokasi pengungsian di Desa Barabali Kecamatan Batukliang Lombok Tengah

MML saat ini telah membangun fasilitas pendidikan darurat di sejumlah titik di Desa Barabali. Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

“Kami membangun Tiga TK darurat dan TPQ agar anak-anak korban gempa tetap bisa belajar dan mengaji. Rumah boleh rubuh tapi semangat belajar mereka jangan dirubuhkan,” ungkap Dika salah satu Volunteer MML Lombok, kepada KabarNTB, Sabtu 1 September 2018.

Sementara Wahyudin Safari, Ketua MML, mengatakan program belajar dan mengaji yang diselenggarakan di sejumlah titik posko pengungsian merupakan upaya MML untuk memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar dan pendidikan keagamaan bagi anak-anak korban gempa tetap berlangsung meski mereka tinggal di pengungsian.

“Alhamdulillah program kami ini mendapat sambutan antusias dan didukung oleh kepala dusun dan sekretaris desa Barabali. Kepala dusun dan pemerintah desa punya semangat yang sama dengan kami, meski dalam kondisi darurat, anak-anak jangan sampai tidak sekolah,” ujar Wahyudin.

Kelompok pemuda MML merupakan Komunitas yang fokus di dunia pendidikan. Pola pendidikan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah darurat itu menggunakan konsep belajar sambil bergembira. Wahyudin menyatakan, pola itu sekaligus bisa menjadi upaya trauma healing (pemulihan trauma) bagi anak-anak korban gempa.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.