Kasus Pembobolan Gudang Toko di Sumbawa Diatensi Polda NTB

KabarNTB, Sumbawa — Kasus pencurian / pembobolan gudang yang dilaporkan sebanyak enam kali oleh Lusy – pemilik Toko Harapan Baru dan Mitra Tekhnik Kota Sumbawa, mendapat atensi dari Polda NTB.

Kuasa Hukum Lusy, Surahman, kepada wartawan, mengatakan, Polda NTB akan melaksanakan gelar perkara karena kasus pencurian di Toko Harapan Baru, Mitra Teknik, Gudang Harapan Baru dan Gudang Mitra Teknik diasumsi kerugiannya diatas Rp 3 Miliar.

Dijelaskan Surahman, selaku Kuasa Hukum Lusy dan Ita Yuliana, dirinya sangat mengharapkan jajaran Polres Sumbawa untuk benar-benar menindaklanjuti laporan ini sesuai hukum yang berlaku tanpa tebang pilih.

Surahman (baju abu-abu) saat mendampingi kliennya Lusy pemilik toko Mitra Tekhnik – Harapan Baru mengadu ke Polda NTB

“Ketika ada laporan maka wajib hukumnya ditindaklanjuti. Sebab laporan-laporan tersebut dinilai oleh pihak pelapor penanganannya sangat lamban dan justru semakin lama jumlah kehilangan semakin banyak dan bernilai tinggi seperti, mesin yang kapasitasnya 500 kg dan beberapa handtractor raib dicuri oleh perampok,” jelasnya.

Yang sangat disayangkan, orang-orang yang diduga pelaku yang sempat ditangkap oleh kliennya sebanyak lima orang dan telah diserahkan ke Polres Sumbawa. Dari informasi yang diterima klienya, bahwa para pelaku kini sudah dilepas.

“Yang menjadi pertanyaan bagi saya orang hukum, ada apa dilepas. Sementara telah terjadi pencurian, barang bukti ada di tangan, ada orangnya, kok dilepas. Semestinya Polisi mengamankan terlebih dahulu walaupun nanti keterangannya diambil, atau nanti kasus digelar ternyata tidak cukup bukti, kami tidak masalahkan asalkan diproses,” jelasnya.

Atas hal tersebut, kliennya bersama dirinya selaku kuasa hukum kemudian mengambil langkah dengan mengadu ke Polda NTB, dengan tembusan ke Mabes Polri bahkan ke Presiden.

“Klien kami pada Rabu 13 februari 2019 sudah menghadap ke Polda NTB dalam rangka kasus tersebut, termasuk laporan pertama hingga terakhir yang masuk dalam kasus ini semua ada di Polda NTB dan rencananya semuanya akan dipanggil di Polda NTB,” kata Surahman.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.