KabarNTB, Sumbawa – Masyarakat di wilayah timur Sumbawa, yakni warga Dusun Panubi, Sili dan Maci, Desa Mata Kecamatan Tarano hingga sekarang masih mengeluh akan infrastruktur jalan penghubung desa yang rusak berat. Sudah bertahun-tahun warga dusun setempat menunggu komitmen pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan dasar tersebut.
Tokoh masyarakat Dusun Panubu, Ismail, mengatakan, tiap pemilihan kepala daerah atau Pemilu, masyarakat selalu berpartisipasi dengan baik dengan harapan kebutuhan dasar mereka, diantaranya jalan penghubung, jembatan, signal telekomunikasi dan listrik bisa segera dipenuhi. Namun, harapan mereka tidak pernah terwujud .

“Oleh sebab itu, masyarakat di desa kami sekarang berharap pada pasangan Jarot-Mokhlis dan memastikan akan memenangkan paslon ini,” ucap Ismail, Sabtu 05 Desember 2020.
Ismail mengungkap, warga setempat pernah datang melaksanakan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Sumbawa guna mendesak agar Pemda memperbaiki jalan. Namun kedatangan warga tidak ditemui. Dan sampai saat ini jalan menuju tiga dusun yang ada di di Kecamatan Tarano itu cukup menantang dan berat. Kondisinya rusak parah.
Untuk mencapai Desa Mata, harus melalui wilayah Kabupaten Dompu, dimana kondisi dari jalan Negara menuju ke Desa Mata dan Tolo Oi sudah baik (Hotmix) yang dibangun di era Pemerintahan Jamaluddin Malik – Arasy Muhkan. “Sedangkan untuk mencapai Dusun Panubu, Sili dan Maci kita harus menempuh jalan tanah yang berlumpur, menanjak dan berlubang sepanjang kurang lebih 10 km, kondisi jalan makin parah di musim penghujan seperti sekarang,” bebernya.
Selain jalan, tambahnya, listrik juga masih menjadi kendala yang turut serta mempengaruhi kondisi masyarakat. Listrik yang yang dinikmati saat ini hanya Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang tentu saja kapasitas pamakaiannya sangat terbatas. Demikian pula jaringan telekomunikasi juga masih mengandalkan akses dari jaringan yang ditembak dari Kabupaten Dompu yang tidak begitu maksimal.
“Karena itu kami warga Dusun Panubu, Sili dan Maci Desa Mata Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa siap memenangkan pasangan Jarot – Mokhlis pada 9 Desember mendatang dengan 95 persen suara. Karena kami yakin pasangan ini mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ucap Ismail.
Jika terpilih nanti, masyarakat berharap agar Jarot – Mokhlis memprioritaskan pembangunan Infrastruktur jalan, listrik dan telekomunikasi. Masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan nelayan, sangat kesulitan untuk menjual hasil panen dan tangkapan mereka karena kondisi jalan yang sangat parah.
“Saat ini belum pernah ada pemimpin datang kesini. Insya Allah jika Pak Jarot menang nanti jangan lupakan kami yang ada di daerah pelosok ini,” tandasnya.
Hal senada juga dikatakan Arifin bahwa masyarakat di Dusun Panubu belum merdeka. “Pemerintah tidak pernah hadir di dusun ini dan hanya timnya saja. Kami mendukung Jarot – Mokhlis karena ,” katanya.(JK)

