KabarNTB, Sumbawa Barat – Bocah perempuan korban gigitan anjing diduga rabies di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang terluka parah dan fotonya dengan luka menganga bekas gigitan sempat viral, kondisinya berangsur membaik.
Bocah bernama Nadhif Afifah berusia 4 tahun warga Dusun Lalar, Desa Lalar Liang, Kecamatan Taliwang itu menjadi korban gigitan anjing diduga rabies pada 3 April lalu.
Pada Kamis 7 April 2022, Nadhif telah usai menjalani operasi di RSUP NTB di Mataram. Dari video yang dibagikan Sekretaris Dinas Kesehatan, Hj Ernawati kepada KabarNTB, terlihat Nadhif sedang makan dalam posisi duduk diatas tempat tidur di ruang perawatan.

Di wajahnya nampak perban pembalut luka bekas operasi memanjang dari telinga hingga ke sekitar mulut sebelah kiri.
“Hari ini kondisi Nadhif berangsur membaik pasca menjalani operasi di RSUP NTB,” ujar Hj Ernawati.
Pasca mengalami gigitan anjing diduga rabies saat bermain di depan rumahnya di Lalar Liang pada 3 April lalu, Nadhif langsung dilarikan ke Puskesmas Jereweh untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena luka yang sangat parah, ia akhirnya dirujuk ke RSUD Asy Syfa Taliwang.
“Karena pertimbangan luka itu berada dibagian wajah dan pasti akan menimbulkan bekas hingga dewasa, akhirnya Dokter RSUD Asy Syfa merujuk Nadhif ke RSUP NTB di Mataram yang peralatannya relatif lebih lengkap untuk menjalani operasi. Alhamdulillah operasi sudah selesai san kondisinya berangsur membaik,” imbuh Hj Er.
Luka yang sebelumnya dialami Nadhif menganga memanjang dari telinga sebelah kiri hingga ke ujung bibir dan memperlihatkan tulang rahang. Foto kondisi Nadhif dengan cepat menyebar dan menjadi viral di media sosial.
Kepala Dikes KSB, H Tuwuh, mengatakan, seluruh biaya selama Nadhif menjalani perawatan sejak di Puskesmas, RSYD Asy Syfa hingga menjalani operasi di RSUP NTB ditanggung BPJS Kesehatan. Selain itu ada pula bantuan pendampingan biaya dari Baznas KSB.
“Saat dirawat di Puskesmas Jereweh, Nadhif juga sudah langsung diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR),” jwlas Haji Tuwuh.
Dari total sebanyak 43 orang korban gigitan anjing diduga rabies di KSB per hari Rabu 6 April 2022 pukul 18.00 Wita, Nadhif merupakan korban yang mengalami luka paling parah. Sementara korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan langsung diperbolehkan pulang usai menjalani tindakan medis dan mendapat vaksin anti rabies di Puskesmas.
“Seluruh korban tetap dalam pengawasan dari petugas kesehatan dari Puskesmas. Jadi kondisi mereka dari hari ke hari tetap terpantau,” imbuh Haji Tuwuh.
Untuk ketersediaan vaksin dan serum, Haji Tuwuh memastikan dalam kondisi cukup. Dinas Kesehatan provinsi NTB juga siap membackup jika terjadi kekurangan.
“Tim dari Dikes NTB juga sudah turun melakukan pendampingan ke KSB,” ucapnya.(EZ)


