Pemda KSB Berikan Insentif untuk Pemilik Anjing yang Bersedia Divaksin

KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berupaya optimal untuk memutus mata rantai penyabaran Rabies dan menekan angka kasus gigitan, lewat program vaksinasi dan sosialisasi intens ke masyarakat.

“Mulai besok (21 April 2022), kami akan memberikan insentif untuk pemilik HPR (hewan pembawa rabies) yang bersedia mevaksin HPRnya,” ungkap Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi, kepada KabarNTB, Rabu malam, 20 April 2022.

Data capaian vaksinasi HPR di KSB per hari Rabu 20 April 2022. Capaian vaksin, khususnya anjing yang masih rendah, membuat Pemda KSB menyiapkan insentif bagi masyarakat pemilik anjing yang bersedia memvaksin annung peliharaannya (sumber data : Dinas Pertanian KSB)

Pemberian insentif ini, kata Suhadi sebagai salah satu upaya dinas terkait untuk meningkatkan capaian (rate) vaksinasi HPR, khususnya anjing yang sejauh ini masih rendah.

“Program insentif ini dalam rangka percepatan vaksinasi anjing. Insentif yang diberikan sebesar Rp 15 ribu per ekor,” sebutnya.

Dengan program insentif ini, Dinas Pertanian mengharapkan paling tidak vaksinasi anjing berpemilik bisa mencapai 2.000 ekor lagi disamping yang sudah divaksin sebelumnya.

“Percepatan vaksin sangat penting mengingat angka kasus gigitan HPR yang terus meningkat,” imbuh Suhadi.

Sementara itu, sampai hari ini, Rabu 20 April 2022, capaian vaksinasi HPR sebanyak 1.932 ekor. Sebanyak 1.071 ekor diantaranya merupakan populasi anjing berpemilik.

Jumlah capaian vaksinasi terhadap anjing ini baru mencapai 31,19 persen dari total jumlah populasi anjing berpemilik dan 13,42 persen dari total jumlah populasi keseluruhan anjing di KSB.(EZ)

Komentar