Puluhan Hektar Jagung di Tambak Sari Terancam Gagal Panen

KabarNTB, Sumbawa Barat – Puluhan Hektar Lahan tanaman jagung di Desa Tambak Sari Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat terancam gagal panen. Kondisi ini disebabkan karena rendahnya curah hujan yang mengakibatkat tanaman jagung mati kekurangan air.

“Sepanjang Januari ini, lahan tanaman jagung kami hampir tidak pernah diguyur hujan, akibatnya jagung yang sebagian besar sedang dalam mada pertumbuhan mati,” ungkap
salah seorang petani jagung Tambak Sari,  Irwansyah kepada media ini, Rabu 25 Januari 2023.

Ia menyebut, tanaman jagung di wilayah Desa Tambak Sari, hanya sekali diguyur hujan di bulan Januari ini, meski Seteluk dan Alas hujan.

“Kami saat ini hanya bisa pasrah dan tak berdaya karena kondisi cuaca saat ini sulit di prediksi dan tahun ini masuk katagori cuaca ekstrem bagi kami petani jagung di sini,” sebut Irwansyah.

Ia mengakui kondisi curah hujan yang sangat minim di awal tahun ini, sangat berbeda dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara tanaman jagung petani sedang berbunga dan membutuhkan air.

“Kalau dalam dua minggu kedepan tidak ada hujan, alamat jagung petani di desa ini akan mengalami gagal panen total. Sekarang aja, sudah mulai layu dan menguning,” katanya.

Irawansyah berharap pemerintah untuk dapat membantu petani, mengingat biaya tanaman jagung mereka rata – rata bermodalkan dari bank.

Sementara Kepala Desa Tambak Sari, Suhardi,  mengakui pihaknya kerapkali mendapat keluhan warga terkait cuaca tahun ini dan diakuinya kalau sebagian lahan jagung milik mengalami kekeringan akibat kekurangan air.

“Kami dari pemerintah desa hanya bisa memberikan motivasi dan semangat kepada para petani, semoga hujan segera turun dan petani bisa panen jagung dengan hasil maksimal,” ujar Suhardi.(Ken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses