Korban Terakhir Kasus Tenggelam di Lunyuk ditemukan 3 Mil dari TKP

Sumbawa Besar, KabarNTB

‎Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan terhadap korban kecelakaan laut di Pantai Petani, Desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa akhirnya membuahkan hasil. Pada pencarian hari ke-5, Minggu (18/10/2026) pagi, tim gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus laut.

Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA di perairan sebelah barat Pantai Petani dengan jarak sekitar 3 mil laut dari lokasi awal kejadian.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lunyuk Iptu L. Eka Prahardian, S.AP., M.M.Inov., mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan telah diidentifikasi sebagai MK (19), seorang pemuda asal Kota Tangerang, Provinsi Banten.

MK merupakan wisatawan terakhir yang berada dalam daftar pencarian sejak insiden tenggelamnya rombongan tersebut terjadi.

‎Setelah ditemukan mengapung di perairan, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi jenazah menuju daratan. Jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan medis lanjutan serta pemulasaraan sesuai prosedur.

“Berkat kerja keras, koordinasi ketat, serta sinergitas Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Sumbawa, Polsek Lunyuk, Basarnas, TNI, serta relawan masyarakat, korban terakhir berinisial MK berhasil ditemukan pada radius 3 mil laut dari TKP. Jenazah saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Lunyuk.

‎Dengan ditemukannya MK, operasi pencarian terhadap seluruh korban yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Petani resmi berakhir.

Pihak Kepolisian Resor Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh unsur penolong yang terlibat. Kepolisian juga kembali mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu mewaspadai kondisi cuaca ekstrem, tinggi gelombang, serta arus laut saat beraktivitas di sekitar kawasan pesisir pantai.

Sebelumnya ada empat wisatawan hilang terseret arus pantai selatan. Keempat korban itu ditemukan  telah meninggal dunia. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses