Sat Reskrim Polresta Mataram Otopsi Jenazah Mahasiswi yang Meninggal Gantung Diri

KabarNTB, Mataram – Tim dari Sat Reskrim Polresta Mataram dan Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB, melaksanakan otopsi terhadap jenazah mashasiswi korban gantung diri berinisial LNS, warga Gomong Kota Mataram, Senin 3 Agustus 2020 .

Dimulai sekitar pukul 09.40 wita, otopsi diawali dengan membongkar makam LNS yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain, Kota Mataram.

Areal makam LNS dikelilingi kain putih dan garis polisi agar warga masyarakat tidak mendekat. Di sekitar TPU Karang Medain juga dijaga oleh petugas dari Polresta Mataram.

Suasana otopsi terhadap jenazah mahasiswi yang meninggal gantung diri pada 25 Juli 2020 lalu di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain, Kota Mataram, Senin (3/8).

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan bahwa otopsi dilakukan atas permintaan dari keluarga korban. “Setelah menerima surat permintaan otopsi pekan lalu, kita teruskan ke Biddokkes Polda NTB dan hari ini kita otopsi,” ungkap AKP Kadek Adi Budi Astawa.

Kadek menepis anggapan Kepolisian lamban melaksanakan otopsi sejak LNS ditemukan meninggal gantung diri pada Sabtu 25 juli 2020 lalu di Jalan Arofah, BTN Royal Kecamatan Sekarbela. Ia menyatakan, pihaknya langsung menganjurkan kepada keluarga untuk dilakukan otopsi.

“Karena otopsi itu bisa menentukan penyebab kematiannya, Karena seluruh organ tubuhnya diperiksa. Namun, keluarga korban waktu itu tidak mau dan dibuat surat pernyataan,” bebernya.

Selanjutnya, keluarga korban mencabut pernyataan penolakan otopsi dan melayangkan permohonan untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Permintaan keluarga korban tersebut di sambut baik oleh kepolisian dan siap melaksanakan otopsi.

“Mereka mencabut penolakan dan menginginkan otopsi. Permintaan itu kita terima dan diteruskan ke Biddokes Polda NTB dan hari ini kita otopsi,” paparnya.

Otopsi pun digelar petugas dengan membongkar kuburan LNS. Petugas kini menunggu hasil otopsi yang dilaksanakan dokter forensik. Jika nantinya ada kejanggalan kematian LNS selain bunuh diri, Kepolisian siap untuk menindaklanjutinya. “Nanti kita selidiki tergantung hasil otopsinya,” ucap Kadek.

Otopsi berakhir pukul 11.30 wita dan berakhir aman dan lancar dengan pengawalan Polresta Mataram.(NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses