KabarNTB, Sumbawa Barat – Kasus gigitan anjing di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus meningkat. Wilayah sebaran terjadinya kasus gigitan juga terus meluas.
Berdasarkan data Dinas Pertanian KSB per hari Sabtu, 02 April 2022 pukul 18.00 Wita, terjadi penambahan empat kasus dan terjadi kasus baru di Kecamatan Poto Tano.

Dengan demikian total jumlah kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) itu menjadi 33 kasus dengan lokasi kejadian di enam kecamatan.
“Hari ini terjadi tambahan 4 kasus gigitan, dua kasus di Taliwang dan dua kasus di Desa Kokarlian Kecamatan Poto Tano,” ungkap Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi, kepada KabarNTB Sabtu malam.
Sementara sebaran kasus tercatat di Kecamatan Taliwang sebanyak 23 kasus, disusul Kecamatan Jereweh dengan 4 kasus, kecamatan Brang Rea dan Poto Tano masing-masing 2 kasus, serta kecamatan Seteluk dan Brang Ene masing-masing 1 kasus.
Sementara itu, Dinas Pertanian KSB terus memaksimalkan upaya memutus mata rantai penyebaran rabies dengan melaksanakan vaksinasi serentak di seluruh kecamatan mulai Sabtu pagi (2/4).
Selain di posko siaga rabies disemua Poskeswan, petugas dari Dinas Pertanian bersama Kader Siaga Rabies (Kasira) di masing-masing desa/kelurahan juga mendatangi langsung (door to door) ke rumah warga pemilik HPR (anjing, kucing, kera) untuk divaksinasi.(EZ)

