Terpeleset…Tangis dan Haru Selimuti Paskib KSB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Rasa haru dan tangis menyelimuti Pasukan Pengibar Bendera (Paskib –red) Kabupaten Sumbawa Barat, sesaat setelah melaksanakan tugas pengibaran bendera peringatan HUT RI ke-71 di halaman depan Kantor Bupati KSB, Graha Fitrah.

Tim Nusa yang bertugas sebagai pengibar bendera terdiri dari 34 siswa SLTA ditambah 2 anggota TNI dan 2 anggota Polri, siswa dan siswi  SLTA anggota Paskib ini, sebelumnya telah diseleksi dan dilatih oleh TNI dan Polri.Mereka digambleng selama 15 hari dan menjalankan tugas dengan baik pada peringatan detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI di KSB hari ini 17 Agustus 2016.

Meski terjadi insiden kecil terpelesetnya pembawa baki sesaat setelah menerima bendera dari Bupati Sumbawa Barat, Dr. W. Musyafirin, M.M, namun  secara keseluruhan tim Paskib ini dinilai sukses menjalankan tugasnya.Kejadiaan terpeleset itu terjadi saat petugas pembawa baki sedikit salah langkah ketika hendak menjulurkan kakinya di tangga pertama teras depan Kantor Bupati yang menuju lapangan upacara, kejadian ini tidak membuatnya terjatuh dan dengan sigap mengambil posisi dengan baik.

“ Kami apresiasi anak-anak Paskib ini telah menjalankan tugas dengan baik, insiden terpeleset kecil tadi itu bukan masalah teknis, bendera dinaikkan dengan baik dan benar itu paling penting,” tandas Kaharuddin Made, S.Pd, Kabid Budpora Dinas Kebudayaan Pendidikan dan Pemuda olahraga KSB, kepada KabarNTB.

kahar madeKaharuddin menegaskan, jika rasa haru dan tangis anggota Paskib yang sempat menjadi perhatian setelah upacara usai tersebut, merupakan bentuk rasa bangga sekaligus haru karena mereka telah menjalankan tugasnya.

“ Tangis haru anggota Paskib itu biasa setiap tahun, karena mereka telah menjalankan tugas Negara,” tambahnya, sembari membantah jika tangis dan haru itu bukan lantaran insiden terpeleset tadi.

Anggota Paskib ini menurut Kaharuddin lagi, dalam persiapannya menjalankan tugas tidak hanya dilatih persoalan berbaris namun mereka juga diisi dan dibekali dengan pengetahuaan wawasan kebangsaan, kebudayaan, dan bahasa inggris.

“ Selama 15 hari mereka digambleng bersama oleh anggota TNI dan Polri, yang dibantu purna Paskib, mereka dilatih disatu tempat,” jelasnya.

Adapun petugas pembawa baki dalam Pasukan Pengibar bendera tadi yakni Ervina Safitri siswa SMA 1 Taliwang, kemudian tiga petugas penggerek bendera masing – masing, disebelah kiri Calvin Ferdinand siswa SMA 1 Taliwang, disebelah kanan Diaz Yastika siswa SMA 1 Seteluk dan diposisi tengah Dedi Sarjan siswa SMK 1 Brang Ene.

Jalannya Upacara

Sementara itu,  upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Kabupaten Sumbawa Berlangsung Khidmat.

Upacara yang berlangsung di halaman depan Kantor Bupati KSB gedung Graha Fitrah, bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Sumbawa Barat, Dr.H. W Musyafirin, M.M.

Tepat Pukul 10.00 Wita bunyi sirine menandakan detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD KSB, M. Nasir, S.T.

Dibarisan upacara, peserta terdiri dari anggota TNI dan Polri, siswa dan mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi Kepemudaan dan barisan instansi Pemerintah setempat.

Sedangkan di tribun kehormatan, nampak hadir mengikuti upacara dengan khidmat Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, S.T,  didampingi Ketua DPRD KSB, Kapolres KSB dan anggota DPRD KSB.(K-1)

Komentar